Pernik-Pernik Hikmah Kehidupan

Kumpulan Pernik  Hikmah  Kehidupan :

Yang membuat kita bahagia, gembira, indah, tentram nan damai adalah cinta dan kasih sayang (dalam perspektif istilah terminologi agama disebut sakinah, mawaddah, wa rahmah, sebagai anugerah karunia Allah swt Sang Maha Kuasa, tanda sebagian kekuasaan-Nya). Yang membuat kita dewasa adalah masalah. Yang membuat kita sedih adalah tidak ridha, dan tidak pandai serta tidak mampu menata hati dan pikiran, dan yang membuat kita hancur adalah putus asa. Yang membuat iman takwa kita bisa meningkat adalah ujian cobaan hidup, baik ujian cobaan hidup berupa berbentuk sesuatu yang menyenangkan, maupun ujian cobaan hidup berupa berbentuk sesuatu yang tidak menyenangkan. Yang membuat kita kaya adalah pandai bersyukur dan pandai bersikap qana’ah. Yang membuat kita selalu optimis adalah berpikir positif (husnuz zhan). Yang membuat kita bisa maju adalah berpikir positif dan berusaha berikhtiar dengan sekuat tenaga, maka tidak ada yang dapat mengubah hidup kita selain diri kita sendiri (semuanya itu atas ijin Allah swt), oleh karena motivator terbaik untuk kita adalah diri kita sendiri. Karena walaupun kita mengikuti jutaan motivati, tapi dalam diri kita belum ada niat untuk berubah sama saja dengan nihil. Sebaliknya, musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Kalahkan diri kita sendiri, baru kita mencapai tangga yang lebih tinggi. Yang membuat jiwa kita suci, kesucian jiwa (tazkiyah nafs) adalah takhalli, tahalli, tajalli, banyak istighfar dan taubat, banyak amal kebajikan, taqarrub iman takwa. Sebagaimana planet bisa teratur karena berjalan sesuai orbitnya, kereta api bisa sampai tujuan karena berjalan sesuai relnya, maka yang membuat kita bisa selamat sampai tujuan adalah kalau kita berpegang teguh pada orbit, rel aturan agama. Memang selaku manusia biasa, orang yang baik bukanlah berarti orang yang tidak pernah salah sama sekali, tetapi orang yang menyadari akan kesalahannya, melakukan istighfar dan taubat yang dibarengi dengan banyak berbagai amal kebajikan, dan berusaha memperbaikinya (tetapi kesalahan kecil/besar dengan manusia maka diurus, dibicarakan dengan manusia).Yang membuat hidup kita berarti adalah menjadikan hidup sebagai pengabdian dan manfaat kebermaknaan hidup. Yang membuat kita bisa kuat, tegar, ulet dan bisa merasakan ketenangan hidup adalah do’a, sabar, zikir, ikhlas, tawakkal, iman takwa. Yang membuat terang dalam meniti kehidupan kita adalah ilmu (lentera cahaya ilmu). Yang membuat nikmat kita bisa bertambah dan lebih berkah adalah berbagi dan menggunakan nikmat tersebut sesuai dengan maksud Sang Maha Pemberi. Wallaahu A’lam.

CLASSICERS ’91 : Dimana Kaki Berpijak, Islam Tetap Di Pundak………Kemanusiaan Universal……..Menjawab Tantangan Zaman…………..Pesan Kyai : Jadilah ulama yang intelektual/ulama cendekiawan atau menjadi intelektual yang ulama/cendekiawan ulama/cendekiawan muslim, jangan menjadi intelektual yang sekedar tahu agama……

Kesungguhan dalam bekerja bukan karena takut pada atasan, tapi takut pada keluhan masyarakat.

Dalam tradisi agama dikenal istilah ikhlas. Ikhlas secara fikih berarti melaksanakan sesuatu ibadah (mahdhah dan ghairu mahdhah) disebabkan semata atas pelaksanaan perintah Allah swt, yang tertuang dalam alquran dan hadits. Ikhlas secara tasawuf berarti melaksanakan sesuatu ibadah (mahdhah dan ghairu mahdhah) disebabkan semata atas niat murni karena Allah swt. Ikhlas neo sufisme berarti melaksanakan sesuatu ibadah (mahdhah dan ghairu mahdhah) dengan mengharap balasan dari Allah swt bukan dari manusia (manusia hanya perantara saja), mengharap ridha Allah swt. Balasan dan ridha Allah swt yang diberikan pada hamba-Nya tidak terbatas dan lebih besar dari segalanya yang serba terbatas.

Oleh karena itu, dalam melakukan sesuatu semisal bekerja, mesti dengan niat ikhlas. Tanpa ikhlas maka bekerja tidak bernilai ibadah. Menjadi pegawai Tuhan. Selain itu adanya kesadaran bahwa apapun yang kita kerjakan akan selalu diawasi dan dicatat malaikat, yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Kesungguhan kita dalam bekerja bukan karena semata takut/loyalitas pada atasan, tapi takut pada keluhan masyarakat. Dilakukan secara profesional dan integritas.

Piagam Madinah Based on Rahmatan Lil ‘Aalamiin, Civil Society Islam & Civil Religion/Madani, Demokrasi Islam, Pancasila,Subtantif Integratif Pokok Umum Universal,Inklusif Toleransi Aktif Egaliter, Religius Humanis, Moderat Progresif, Religius Nasionalis Modern.

 

Allah Dan Rasul-Nya Hanya Dan Di Atas Segalanya
Berdo’a, Ikhlas, Berusaha Berikhtiar/Do Your Best, TawakkalMan jadda wajada…Innallaaha Laa Yughayyiruu Maa Bi Qaumin Hattaa Yughayyiruu Maa Bi Anfusihim……Wa Man Yatawakkal ‘Alallaahi Fahuwa Hasbuh……

Sedekah Power

Kebahagiaan Bukan Terletak Pada Siapa Anda, Pada Apa Yang Anda Miliki, Tapi Terletak Pada Pandangan Terhadap Sesuatu Yang Ada Pada Pikiran Anda. Positive Thinking : The Happiness Of Your Life Depends On The Quality Of Your Thoughts And Efforts…. That Today And Tomorrow Would Be Better Than Yesterday….Under The Permission Of Allah

Laqad Kaana Lakum Fii Rasuulillaahi Uswatun Hasanah. Ibda’ Binafsika. Perlakukanlah Orang Lain Sebagaimana Anda Ingin Diperlakukan/Treat Others The Way You Want To Be Treated. Urgensi Perdamaian Dan Kedamaian, No War, No Fear, Spreading Peace Throughout The World. Customer Service (Melayani, Melindungi, Mengayomi). Hargailah Diri Sendiri Dengan Pandai Menghargai Orang Lain. Bahagiakanlah Diri Sendiri Dengan Membahagiakan Orang Lain, Dilakukan Dengan Niat Ikhlas Karena Allah Sebagai Maha Sumber Segala Sesuatu, Maha Pemberi
Rahmat.

Khairun Naas Man Thaa”la ‘Umruhu Wa Hasuna ‘Amaluhu, Khairun Naas Anfa’uhum Lin Naas, Ridhallaahi Fii Ridhal Waalidain Wa Sukhtullaahi Fii Sukhtil Waalidain, Alaa Bi Dzikrillaahi Tathma’innul Quluub, Rahmatan Lil ‘Aalamiin.

Bahasa
Agama
Telepon Seluler

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s